ags_sam@yahoo.com +62 87851187118

My Coffee

Kami menyediakan kopi khas jawa dari jenis arabica dan liberica. 900 - 1400 Mdpl

Kopi Bromo Tengger

Bromo Tengger

Species : Arabica
Origin : Sapi Kerep, Sukapura, Probolinggo, East Java.
Altitude : 1100 – 1400 mdpl
Production : Natural
Packaging Size : 100g | 200g | 1kg
Price : IDR 40.000 | 75.000 | IDR 280.000

Read more

Kopi Ranuagung

Ranuagung_1Species : Liberica

Origin : Ranuagung, Tiris – Probolinggo, East Java.
Altitude : 900 mdpl
Production : Dry Process
Packaging Size : 100g | 200g | 1kg
Price : IDR 40.000 |  75.000 | 280.000

Read more

Kopi Nongkojajar

Nongkojajar_1Species : Arabica

Origin : Nongkojajar, Pasuruan – East Java.
Altitude : 900 – 1200 mdpl
Process : Natural
Packaging Size : 100g | 200g | 1kg
Price : IDR 35.000 | 65.000 | 260.000

Read more

Kopi Jawa Spesial

Kopi Jawa SpesialSpecies : Arabica

Origin : Java Arabica.
Altitude : 1200 – 1400  mdpl
Production : Semi Washed
Packaging Size : 200g | 1kg
Price : IDR 75.000 | IDR 375.000

Read more

Kopi Jawa Rempah

Kopi Rempah JawaSpecies : Arabica

Origin : Sapi Kerep, Sukapura, Probolinggo, East Java.
Altitude : 1400 mdpl
Production : Semi Washed
Packaging Size : 200g | 1kg
Price : IDR 75.000 | IDR 375.000

Read more

Wisata Kopi

Wisata Kopi "Kopi Jawa Tengger"WISATA KOPI

Location : Tengger, Probolinggo. East Java
Altitude : 1400 mdpl
Production : Semi Washed
Package  : 2 Days
Price : IDR 400.000 | Person

Read more

SEJARAH KOPI JAWA

Kopi mempunyai sejarah yang cukup panjang dalam peradaban manusia, begitu juga tentang kopi yang ada di pulau jawa. Sempat menjadi primadona dunia sampai ada sebutan “a cup of java” untuk kopi jawa, saat ini kebun-kebun kopi sudah sangat berkurang dan banyak ditinggalkan petani.
Kopi sudah menjadi bagian dari budaya, dan budaya ngopi sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Oleh karena itu, berangkat dari keinginan untuk melestarikan budaya tersebut, kami hadir untuk kembali mengangkat budaya ‘ngopi’.

Setiap kopi mempunyai citarasa serta kisah sendiri – sendiri dari setiap biji kopi yang dihasilkan. Untuk menghasilkan kopi yang berkualitas tentunta perlu adanya treatment yang baik untuk setiap pohon kopi. Oleh sebab itu, tentunya kami selalu belajar dan bekerja sama dengan para petani desa untuk maju dan berkembang bersama, menciptakan kopi dengan kualitas terbaik untuk kita nikmati bersama.

SEJARAH KOPI JAWA
Pada tahun 1696 Wali Kota Amsterdam Nicholas Witsen memerintahkan komandan VOC di Pantai Malabar, Adrian van Ommen untuk membawa bibit kopi ke Batavia atau sekarang yang disebut Jakarta. Bibit kopi tersebut diujicoba pertama di lahan pribadi Gubernur-Jendral VOC Willem van Outhoorn di kawasan yang sekarang dikenal sebagai Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Panenan pertama kopi Jawa, hasil perkebunan di Pondok Kopi langsung dikirim ke Hortus Botanicus Amsterdam. Kalangan biolog di Hortus Botanicus Amsterdam kagum akan mutu kopi Jawa. Menurut mereka mutu dan cita rasa kopi Jawa itu melampaui kopi yang pernah mereka ketahui. Para ilmuwan segera mengirim contoh kopi Jawa ke berbagai kebun raya di Eropa. Kebun Raya Kerajaan milik Louis XIV salah satunya yang menerima contoh kopi Jawa. Orang-orang Prancis segera memperbanyak contoh kiriman dan mengirimkannya ke tanah jajahan mereka untuk dibudidayakan, termasuk Amerika Tengah dan Selatan. Akhirnya dunia mengakui cita rasa yang mantap dan aromanya yang khas menjadi daya tarik Kopi Jawa. Perdagangan kopi sangat memang menguntungkan VOC, tetapi tidak bagi petani kopi di Indonesia saat itu karena diterapkannya sistem cultivation. Seiring berjalannya waktu, istilah a Cup of Java muncul di dunia barat, hal ini mengesankan kopi Indonesia identik dengan Kopi Jawa, meskipun masih terdapat kopi nikmat lainnya seperti kopi Sumatera dan kopi Sulawesi. Kopi yang ditanam di Jawa Tengah pada umumnya adalah kopi Arabika, sedangkan di Jawa Timur, Kayu Mas, Blewan, dan Jampit pada umumnya adalah kopi Robusta. Di daerah pegunungan dari Jember hingga Banyuwangi terdapat banyak perkebunan kopi Arabika dan Robusta.

Jember sudah dikenal dunia sebagai daerah penghasil kopi Jawa yang berkualitas dan nikmat. Produksi kopi Jawa dari jenis Kopi Arabica yang terkenal di dunia telah membuat banyak pengusaha Jawa sukses berdagang kopi. Harga kopi arabika yang banyak diproduksi di Jawa lebih mahal daripada kopi robusta. Bahkan banyak negara di dunia terutama Amerika dan Eropa menyebut kopi identik Jawa. Produksi kopi Indonesia terbesar ke-3 di dunia. (diolah dari berbagai sumber)

test kjkjkj kjkjkjk kjkjkj
klsdjsjdksjd